KOLABORASI BUDAYA EVOY WINDOW OF INDONESIA DI MOMEN KEMERDEKAAN RI KE 73 RAIH REKOR ORI
4 mins read

KOLABORASI BUDAYA EVOY WINDOW OF INDONESIA DI MOMEN KEMERDEKAAN RI KE 73 RAIH REKOR ORI

jurnalis.or.id – Kab. Bandung, Dengan motto kerja kita prestasi bangsa kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 ini. ORI (Original Rekor Indonesia) kembali mencatat rekor seni budaya dalam kolaborasi seni budaya nusantara, bertepat Jumat 17 Agustus 2018. Acara yang bertepatan dengan kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 ini merupakan Grand Opening Window Of Indonesia gallery penyewaan kostum nusantara dan mancanegara.

“Telah tercipta rekor baru yaitu pembuatan rekor kolaborasi seni budaya dan nusantara di grand opening Window Of Indonesia. Jumlah peserta yang hadir hari ini mencapai 600 peserta, harapan kami setelah terpecahnya rekor baru ini yaitu yang pertama seni budaya khususnya di Jawa Barat mempunyai ruang publik tersendiri untuk mengespresikan budaya nya. Lalu seni budaya baik tradisi maupun modern dapat bersinergi dan tidak terjadi kotak-kotak dalam berekspresi, dan yang terakhir kami berharap kesenian ini dapat dinikmati di kancanegara.” Ujar Ajeng Fitri Noviyani S selaku Tim Original Rekor Indonesia.

ORI mencatat rekor parade kostum nusantara dan mancanegara yang dikolaborasikan dengan seni tari, musik, topeng Losari, demo masak kuliner nusantara serta seni rupa dalam kolaborasi seni budaya nusantara dengan waktu 10 menit 73 detik dan jumlah peserta sebanyak 600 orang.

“Awalnya itu ada opening performance art dari keseluruhan grup komunitas sanggar-sanggar, dan dari duta ORI itu adalah opening 10 menit 73 detik. Karena kebetulan hari ini adalah tanggal 17 Agustus jadi sekalian merayakan hari jadinya Republik Indonesia. Kebetulan disini tidak hanya adat nusantara tetapi ada baju internasional juga yang ikut mensukseskan acara ini seperti India, Pakistan, Mesir, Thailand, dan masih banyak lagi. Mudah-mudahan saya Evoy Productions berada di Floating Market untuk menyewakan rental busana akan lebih semarak lagi yang datang, akan lebih bisa mencintai lagi dan maju untuk Indonesia terutama khusus untuk seni tradisional.” Ujar Popong Sopia, S.Sn (Evoy) selaku Pengagas acara/Evoy Productions.

Acara yang berlangsung di Floating Market Lembang, Kab. Bandung Barat Jawa Barat ini menghadirkan para the kostum Window Of Indonesia dari sabang sampai merauke, juga kostum mancanegara seperti India, Pakistan, Mesir dan Thailand. Serta dimeriahkan dengan pemecahan rekor penampilan kolaborasi seni budaya tari, musik, kuliner, dan seni rupa dari seluruh komunitas sanggar perwakilan duta ORI serta penampilan topeng Losari oleh Nani Losari.

“Menurut saya acara ini adalah acara bagus ya, artinya ini kan acara yang memberikan peluang, ruang, buat seniman-seniman terutama untuk topeng Losari gitu. Jadi sebetulnya banyak sekali kesenian-kesenian Indonesia terutama di daerah-daerah yang masih banyak butuh ruang gitu, nah acara seperti ini itu adalah kesempatan terbaik untuk seniman-seniman itu sendiri untuk bisa mengapresiasikan apa yang mereka bisa. Ini bukan kali pertama saya diberikan penghargaan oleh Original Rekor Indonesia, tetapi ini sudah 4 kali berarti saya di beri penghargaan dan apresiasi luar biasa oleh keluarga besar Original Rekor Indonesia. Terutama nda Evoy, saya berterima kasih karena berkat jasa beliau saya mendapatkan kesempatan diapresiasi oleh Original Rekor Indonesia dan teman-teman seniman dan juga masyarakat Bandung.” Ujar Nani selaku Penari Topeng Losari.

Kegiatan kolaborasi seni budaya nusantara yang di gagas oleh Evoy Productions ini bertujuan untuk memperkenalkan seni budaya nusantara di kanca internasional, serta memberikan ruang publik kepada para seniman untuk dapat mengapresiasikan seni budaya.

“Kita kolaborasi dengan Evoy Productions untuk orang-orang yang dateng ke Floating Market bisa lebih mengenal tradisi-tradisi di Indonesia. Baju-baju adatnya, rumah-rumah adatnya, dan kita ingin melengkapi semua dari sabang sampai merauke. Jadi kita tuh kan banyak sekali budaya di Indonesia ini, kita pengen costumer-costumer kita yang disini dan orang-orang yang dateng ke Floating Market mengenal budaya-budaya di Indonesia ketimbang budaya-budaya di luar negeri. Makannya kita adain Window Of Indonesia, Window Of Indonesia ini jadi jendela dari berbagai budaya di Indonesia ini gitu.” Ujar Andrian Tristianto selaku Management Floating Market, Lembang.

Dengan terciptanya rekor baru ini, diharapkan kesenian dan kebudayaan Indonesia baik tradisi dan modern dapat bersinergi sehingga dapat di apresiasi dan menjadikan kesenian yang dapat dinikmati di kancah internasional.

Tonton via vidio.com

Tonton via youtube