SERU, BANDUNG AYO MENARI 18 JAM, DI HARI TARI DUNIA PECAHKAN REKOR ORI

jurnalis.or.id – Kota Bandung, ORI Original Rekor Indonesia kembali mencatat Rekor spektakuler kategori Kolosal di Hari World Dance Day atau Hari Tari sedunia, bertepat pada Minggu 29 April 2018, acara yang bertema Bandung Ayo Menari berhasil memecahkan Rekor Ori dengan kategori Kolosal dengan ketahanan tubuh, jumlah peserta penari terbanyak dengan jumlah 1400 penari yang di ikuti oleh penari amak anak remaja hingga dewasa dari 60 sanggar 120 reporter tari serta melakukan gerkan tari terlama yang yakni 18 Jam nonstop.

”Saya Agung Elvianto Presiden Original Rekor Indonesia Hari ini telah terjadi sebuah percatatan Rekor baru di Original Rekor Indonesia, yaitu Menari Kolosal dengan jumlah terbanyak untuk Penari Kolosal jumlahnya 1400 orang kita juga memberikan apresiasi untuk ketahanan tubuh melakukan tarian yang di daftrakan 12 jam ternyata setelah kita roll cek nanti itu terhitung lamanya 18 Jam, harapan kami mudah mudahan dengan adanya pencatatan Rekor ini untuk Seni Tari jawa barat akan menjadi legenda bukan saja legenda Indonesia tapi menjadi legenda dunia.” Ujar Agung Elvianto selaku Presiden Original Rekor Indonesia.

Acara yang di dukung penuh oleh Evoy Production dan Dispora Kota Bandung ini merupakan hajat seniman Kota Bandung, dalam mengakamodir sanggar Tari serta untuk mewujudkan daya kreasi kesenian tradisonal dalam mengekpesikan diri lewat tubuh melalui kesenian tari tradisional.

”Kegiatan ini sangat positif terutama dalam hal kita membina dan juga mempromosikan lingkup seni khusunya di Kota Bandung dan terutama di Jawa Barat pada umumnya agar ini menambah festival yang ada di Kota Bandung dalam rangka daya tarik pariwisata Kota Bandung.” Ujar Kenny Dewi Kaniasari, MA selaku dinas kebudayaan dan pariwisata Kota Bandung.

”Kita harapkan melalui kegiatan ini adalah membangkitkan motivasi khusunya para generasi muda, untuk mencintai kembali tentang Seni tradisional Jawa Barat yang saat ini ada beberapa yang hampir punah dan ada juga yang masih mampu bertahan, untuk itu dengan dukungan semua daripada insan lestari yang ada di Jawa barat, mudah mudahan saja ini bisa menjadi sebuah daya ungkit yang luar biasa yang nantinya yang akan lebih meningkatkan kualitas dalam berekreasi kemudian mereka akan melakukan sebuah proses di antara sanggar sanggarnya, dan tentunya mereka juga melakukan sebuah upaya mencari inofasi inofasi yang berkaitan dengan seni daya tari.” Ujar Iwan Gunawan, S. Sn, Mm selaku Kasi Atraksi Seni Budaya, UPTD. Pengelolaan Budaya daerah Jawa Barat.

Para peserta mengawali acara ini dengan pawai Menari yang berlangsung dari pukul 6 pagi di jalan Insyinyur Hj Djuanda pada pelaksanaan Car Free Day Dago dan bermuasa di gedung Pusat Yayasan Kebudayaan jalan Naripan 09 Kota Bandung hingga pukul 22.00 malam, kegiatan yang berkonsep tubuh tanpa batas ini di gagas oleh Seniman asal Kota Bandung yang di dukung oleh Eve Production, Biaf Askara, Ismartv dan pendukung lainya.

”Mengadakan kegiatan ini pada awalnya untuk mengakamodir sanggar sanggar yang ada di Kota Bandung dan Kota lainya di Kabupaten Jawa Barat, nah kita sebagai warga Tari atau Instanstari bukan sekedar kita memperingati mereka tapi kita punya kepedulian bahwa Tari itu adalah tubuh, tubuh itu nanti kita kenalkan dengan berbagai ekpresi nya maka saya berikan tema nya sprit tubuh tanpa batas.” Ujar Mas Danu Muda selaku Pelopor Bandung Ayo Menari.

”Mengadakan kegiatan Hari Tari sedunia yaitu World Dance Day kami dari Evoy Production sangat mendukung untuk kegiatan ini karena ini adalah Hari Tari sedunia, saya juga adalah seniman Tari dan ini adalah hajatnya Seniman Tari di Kota Bandung, tetapi banyak sekali yang di luar Kota mendukung acara kegiatan ini yaitu di Ypk Gedung ini.” Ujar Bunda Evoy selaku Produk Utama Kota Acara Bandung Ayo Menari/Kreator.

”Acara ini sangat penting sekali karena menurut saya ini sebagai melestarikan Tradisi Sunda pastinya agar kita selalu memberikan dan melestarikan tanah Tradisi Sunda adalah identitas dari kita.” Ujar Serlinda Maharani selaku Peserta Penari 18 Jam.

Di harapkan dengan di selanggarakan acara ini dapat menghasilkan kreasi Seni Tari baru sehingga mampu menghasilkan talenta baru yang ideal dan berbakat, serta dapat melestarikan Tari daerah Jawa Barat di Indpnesia bahkan di Dunia.

Tonton via Vidio.com

Tonton via Youtube