ORI CATAT REKOR HAFIDZ QURAN DISABILITAS MENGAJI PERINGATI HARI DISABILITAS INTERNASIONAL

jurnalis.or.id – Kota Bandung, ORI (Original Rekor Indonesia) kembali mencatat rekor spektakuler Indonesia dalam gelaran disabilitas mengaji. Bertepat Selasa 18 Desember 2018, acara yang diselenggarakan oleh Pusdai Jawa Barat dan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) ini dalam rangka milad Pusdai ke-21 dan hari disabilitas internasional 2018. Acara yang berlangsung di Gedung Bale Asri Pusdai Jabar yang diikuti oleh 210 peserta disabilitas dari 22 kabupaten kota se-Jawa Barat ini mengusung tema Indonesia ramah disabilitas, yang dikemas dalam disabilitas mengaji dengan tujuan agar disabilitas tidak menuntut hak nya saja namun melakukan kewajiban.

“Kan kalo kata habib mengatakan “Lisanul hal afshahu min lisanil maqal.” kan gitu, jadi dakwah dengan perbuatan itu lebih baik dari pada dakwah dengan ucapan-ucapan. Nah inilah dakwah bil hal inilah yang bisa menyentuh masyarakat kita mudah-mudahan kegiatan ini menyentuh masyarakat Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan mudah-mudahan ini jadi peletak dasar atau awal kita memulai kegiatan-kegiatan ini di hari-hari yang akan datang.” Ujar DR. KH. Buchori selaku Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat.

“Hari ini adalah hari Disabilitas Internasional, jadi kita mengangkat tema sebetulnya Indonesia ramah disabilitas ya diseluruh aspek dan seni kehidupan tapi kita membuatnya lain dari pada yang lain melalui disabilitas mengaji. Jadi maksud dan tujuannya agar penyandang disabilitas tidak menuntut hak nya saja tetapi kewajibannya sebagai manusia ditunaikan.” Ujar Sri Agustini Joekanan selaku Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL)/Kreator.

ORI mencatat rekor spektakuler disabilitas mengaji terbanyak di Indonesia dengan jumlah peserta 300 orang dalam waktu 3 jam yang dilaksanakan dini hari hingga menjelang subuh.

“Oh hari ini Original Rekor Indonesia memecahkan rekor membaca Al-Quran khatam Quran selama 3 jam, 3 jam dengan peserta disability sebanyak 300 orang. Jadi mereka melakukan dari jam 2 pagi ya, jam 12 malam kemudian sampai menjelang Salat Subuh. Harapan kami ya kepada penyerta, penyelenggara dan kreator itu tidak hanya membaca Al-Quran tapi mungkin ada lagi yang lebih-lebih spektakuler ya seperti memberikan fasilitas-fasilitas buat para disabel untuk kegiatan-kegiatan yang seperti orang normal adanya. Kemudian fasilitas, kemudian transportasi akomodasi semua yang disability mereka bisa sama seperti hak nya seperti kita yang sempurna ini.” Ujar Rina Ambar Dewanti, S.Pd, M.Pd. selaku Vice President Original Rekor Indonesia.

“Alhamdulillah dengan cara ini telah berhasil untuk bisa memecahkan rekor ORI (Original Rekor Indonesia) dalam rangka milad nya Pusdai yang ke-21 dan hari Disabilitas Internasional nah itu yang saya bangga sekali. Jadi kedepannya sih saya pengennya mungkin ada hafidz-hafidz nya dari disabilitas agenda tahunan lah terus-terusan ya, mudah-mudahan kita peduli dengan disabilitas.” Ujar HJ.RR Ina Wiyandini selaku Ketua Majlis Ta’lim Pusdai Jabar.

Dengan tercatatnya rekor ini diharapkan para Kreator dan peserta disabilitas dapat melakukan hal yang lebih spektakuler lagi kedepannya.

Tonton via vidio.com

Tonton via youtube