COCOLITE kembali dengan“Berjarak”, dengan tema romansa yang dekat dengan kehidupan anak muda masa kini.

{"data":{"pictureId":"187932af035f4493b5f626ae2e94acb2","appversion":"7.7.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","originAppId":"7356","exportType":"","editType":"","alias":"","enterFrom":"enter_launch","capability_key":[],"effect_type":"tool","effect_id":"tool"},"source_type":"hypic","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"awgvo7gzpeas2ho6","template_id":"","filter_id":[],"capability_key":[]}"}

Band Alternative pop asal Lampung, Cocolite, kembali menyapa pendengar musik Indonesia melalui single terbaru berjudul “Berjarak”, yang resmi dirilis di seluruh Digital Streaming Platform pada Jumat, 6 Februari 2026. Lagu ini menjadi kelanjutan perjalanan musikal Cocolite setelah sukses merilis EP GENERASI, sekaligus memperkuat identitas mereka sebagai band dengan tema romansa yang dekat dengan kehidupan anak muda masa kini.

Lewat “Berjarak”, Cocolite mengangkat cerita tentang dua orang yang saling mencintai namun berada di persimpangan hubungan, ketika rasa lelah dan kebimbangan membuat keduanya mempertanyakan apakah cinta masih layak dipertahankan atau justru membutuhkan ruang untuk bernapas.

Alih-alih menghadirkan kisah putus cinta yang penuh konflik, lagu ini menawarkan sudut pandang yang lebih dewasa: bahwa terkadang hubungan tidak selalu harus diakhiri, tetapi cukup diberi jeda untuk memahami perasaan masing-masing.

Lirik seperti:

“Jangan dipaksakan bila tak sejalan
Kita tak sesuai harapan
Jedalah sejenak
Mungkin kita butuh berjarak”

menjadi inti pesan lagu—sebuah refleksi tentang keberanian untuk berhenti sejenak demi menjaga hati tetap utuh.

Secara musikal, “Berjarak” dikemas dalam nuansa Alternative Pop yang hangat dengan balutan melodi emosional khas Cocolite, memperkuat karakter romantis yang selama ini menjadi ciri mereka. Vokal Ayu PS yang lembut berpadu dengan aransemen modern menjadikan lagu ini terasa personal sekaligus relevan bagi pendengar muda yang tengah mengalami dinamika hubungan.

Cocolite sendiri terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Band ini sebelumnya mendapat perhatian luas melalui EP GENERASI, yang berisi lagu-lagu seperti “Oh, Sayang!”, “Lagu Untuk Kamu”, “Coba Bayangkan”, “Lagu Kita (Couple Anthem)”, dan “Di Ujung Pagi”. Sejumlah rilisan mereka juga berhasil masuk ke playlist editorial Spotify seperti Fresh Finds Indonesia serta bahkan menjadi cover playlist Skena Gres, menandakan penerimaan positif dari pendengar skena independen.

Kini Cocolite hadir dengan formasi terbaru yang diperkuat oleh:

  • Ayu Perwita Sari – Vokal
  • Coco – Lead Guitar
  • Faris Adilah – Keyboard
  • Bima Kesuma Dewantara – Drums

Dengan lebih dari 100 materi lagu yang telah dipersiapkan untuk dirilis secara bertahap, Cocolite menunjukkan ambisi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu band pop alternatif yang diperhitungkan di industri musik Indonesia.

Single Berjarak diproduseri langsung oleh Cocolite, dengan komposisi musik oleh Cholili dan lirik ditulis oleh Ayu Perwita Sari, sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada STV Record.

Melalui lagu ini, Cocolite berharap pendengar dapat menemukan representasi perasaan mereka sendiri—bahwa terkadang cinta tidak harus selesai, tetapi hanya perlu diberi waktu untuk menemukan kembali arah yang tepat.

“Mungkin, saat ini kita hanya butuh berjarak.”

Single “Berjarak” sudah dapat didengarkan di seluruh Digital Streaming Platform mulai 6 Februari 2026.


Tentang Cocolite
Cocolite adalah band indie pop asal Lampung yang dikenal lewat lagu-lagu romantis yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Dengan karakter musik yang ringan namun emosional, Cocolite terus berkembang sebagai salah satu band independen yang aktif merilis karya baru dan membangun basis pendengar di Indonesia, khususnya di kalangan usia 18–27 tahun.

Pos terkait